Masih melanjutkan tentang postingan saya sebelumnya tentang tips belanja keluarga, bahwa kebutuhan rutin seperti belanja ternyata menunjukkan keadaan ekonomi mikro suatu negara. Bukannya membesar-besarkan, tapi coba saja perhatikan bahwa keluarga yang lain juga melakukan hal yang serupa. Jangan remehkan faktor perkalian.
Bulan juni-juli sebagian besar orang tua bakal berpusing-ria dengan urusan pendidikan anak-anak mereka. Mulai dari hasil akademis , apakah anak mereka naik atau lulus ujian, dengan nilai bagus atau dibawah rata-rata, dan hendak kemana mereka melanjutkan pendidikan di tingkat yang lebih tinggi? Pilihan sekolah ini ujung-ujungnya adalah masalah biaya yang mesti dikeluarkan untuk “naik tingkat”. Banyak pertanyaan yang kadang terlambat datangnya ? Kenapa terlambat ?
Jujur, kebutuhan rutin juli ini sebenarnya sudah bisa dipersiapkan jauh hari sebelumnya. Mungkin saya tidak bicara sekedar untuk biaya sekolah tapi lebih jauh dari itu.
Sebagai orang tua saya juga masih belajar untuk menjadi guru yang baik bagi anak saya. Anda adalah guru pertama dan terbaik yang anak anda dapatkan. Klo dikembalikan ke UUD (ujung ujungnya duit) percayalah “anak adalah instrument investasi terbaik yang ada“. High Return but also High Risk.
Klo kita bicara pendidikan fisik dan formal. Rawat anak anda dengan baik, berikan dia makanan dengan gizi yang terbaik, alat-alat terbaik, sekolah terbaik, dan dapatkan hasil yang terbaik pula ditambah dengan bonus kemudahan, beasiswa, kesempatan yang luas, dan kebanggaan di dada anda sebagai orang tua.
Tapi percaya juga bahwa anak tidak cukup dengan pendidikan fisik, justru moral, nilai, dan agama adalah pendidikan yang pertama kali harus kita tanamkan atau segala keberhasilan dan kebanggaan diatas akan menjadi bumerang bagi kedua orang tua dan bahkan orang lain disekitarnya.
Karuniakan kami anak yang sholeh yang akan menjadi penawar hati kami
Dan hati tua anda akan dipenuhi tawa dan hormat anak-cucu akan keberhasilan ukiran anda pada diri mereka.





Setuju banget..
Tapi orang Jepang dan orang barat kayaknya malah pada gak mau punya anak ya.. Mereka hanya melihat duit yang akan mereka keluarkan untuk mereka.. Tapi mereka gak melihat kebahagiaan yang bisa didapat dari anak..
Anak memang alat investasi kita yang paling berharga.
Anak yang soleh dan solehah adalah tabungan masa depan kita, dia akan mendoakan kita saat kita sudah wafat. amien