Duka orang tua adalah saat anak kita sakit, salah satu yang paling sering adalah demam. Demam sendiri sebenarnya adalah salah satu mekanisme pertahanan tubuh dengan menaikkan suhu badan. Cuma terkadang namanya kita baru belajar jadi orang tua, kita jadi khawatir dan tergesa-gesa.
Nah klo anak demam apa yang sebaiknya kita lakukan ?
Tentunya tetap tenang dan berdoa, berikan perhatian lebih pada anak, digendong, dipangku, atau dipeluk. Katakan pada buah hati anda, bahwa anda menyayanginya dan mencintainya. Itu adalah obat mujarab bagi sang buah hati.
Selain itu tindakan yang harus diambil dapat dibagi menjadi jangka pendek dan jangka lanjutan.
Jangka pendeknya turunkan panas si anak. Siapkan termometer di rumah untuk mengukur suhu badan anak. Bila anak mulai teraba demam banyak2 diberi minum, terutama ASI untuk anak dibawah 2 tahun sehingga juga mendapat antibodi tambahan dari Ibu. Klo tidak mau menggunakan obat penurun panas kompres anak dengan air hangat atau botol diisi air hangat. Bila suhunya lebih dari 38 C berikan obat turun panas setiap 4-6 jam sesuai dosis yang dianjurkan, apalagi bila sebelumnya mempunyai riwayat kejang. Perhatikan suhunya hingga turun atau bawa ke dokter bila panas terus naik, apalagi anak tidak mau bermain dan terlihat lemas. Bila terjadi kejang segera bawa ke DSA.
Jangka lanjutannya, cari penyebab demam yang menyebabkan terjadinya infeksi.Bisa karena imunisasi, diare, atau salah urat (terutama yang lagi bejar jalan), atau radang. Klo sudah ktemu, berikan perawatan yang sesuai menurut anda (bisa obat tradisional atau obat bebas dalam dosis yang ditentukan) atau anda bisa menghubungi DSA anda untuk perawatan yang sesuai.
Pengalaman dengan fadhil kemaren. Setelah semalam belajar jalan, besok badannya mulai panas. Kita berpikirnya mungkin salah urat karena jatuh atau terlalu bersemangat belajar jalannya. Lusa pagi sama mamanya diurut ke tukang urut langganan, tapi sampe sore panas masih tinggi akhirnya kita berikan obat penurun panas. Sejak mulai panas,kita sudah berikan banyak minum dan mamanya juga lebih sering nyusuin namun frekuensi pipisnya kok masih biasa2 saja. Akhirnya besok sore kita bawa ke dokter umum dengan pertimbangan terakhir sakit fadhil cocok di dokter ini. Namun hingga besok panasnya belom turun juga. fadhil sendiri masih main seperti biasa. Tapi kita sudah khawatir akhirnya malamnya kita bawa ke DSA (pilih DSA yang lain, spa tahu cocok). Dan sampai disana dikasih obat di masukin ke pantat untuk penurun panas. Akhirnya malam ini fadhil bisa tidur lumayan pulas dibanding malem sebelumnya. Sempet cek darah namun hasilnya normal. Dokter cuma bilang infeksi saluran napas. Paginya panasnya masih tinggi jadi makin khawatir aja karena inget mesti balik ke dokter malam nanti untuk cek darah ulang klo panas masih tinggi. Kasian lihat fadhil disuntik. Karena dokter diagnosanya radang kita coba deh larutan penyegar kaki tiga dan chrysantenum. Alhamdulillah malah ada perbaikan selain obat dokter juga tetep masuk terutama antibotiknya. Besoknya sudah habis 2 botol,panas tinggal 37 -38 kecil jadi obat panas sudah tidak diberikan lagi tinggal antibiotiknya memang harus habis. Alhamdullillah kondisi membaik dan besok paginya fadhil sudah baikan dan suhunya normal 36 – 37 C.
Disclaimer : ini opini dan pengalaman pribadi, silahkan mencari pendapat lain yang kebih kompeten dibidangnya.





terima kasih tipsnya
Insya Allah bermanfaat