semuanya pasti seneng klo makan direstoran, DIBAYARIN pula hahaha. Tapi kok saya sendiri malah deg-degan klo diajak makan keluar, apalagi ko acaranya dari kantor. Pengin makan gratis iya, g bisa dan g enak nolak iya, tapi kok ada yang bikin deg-degan itu tadi.
Serius mode:ON
Ok curhat dimulai. Klo sekedar makan satu lantai di kantor, gw yakin paling McD atau delivery Pizza, tapi begitu small team planned untuk makan diluar, well satu hal yang harus gue pastikan. Tentunya bukan hanya “yang bayar siapa”, tapi “makan dimana kita”. Dimana ini terkait nanti kita mau makan apa dan ujung-ujungnya saya harus yakin klo makanan ini HALAL
Tapi kan g ada BABI atau ANJING ??
Yup benar tapi apakah hanya klo makan daging babi/anjing aja yang haram? ?
Pernah masak kan? Minimal masak mi lah. Pastikan mulai pancinya dibersihin klo-klo tadi dikencingin si Micky Mouse, trus Air juga air galon g mau air PAM (banyak kaporit yang bikin kepirit), trus Mie-nya dipanasin, baru kemudian Bumbunya dimasukin, diaduk-aduk, begitu matang, diangkat dimasukin ke piring *jadi laper jam segini ngomongin makan*
Nah sama dengan perumpamaan diatas. bukan cuma mie-nya aja yang BABI FREE atau ANJING FREE, tapi perkakas dan alat masak, juga air atau minyak yang buat masak, bumbu-bumbu yang dipakai harus FREE dari zat-zat yang mengandung saripati BABI dan ANJING, juga harus ALKOHOL 0%.
Kenapa??
Tanya pakde GUGEL, bumbu atau penyedap apa yang digunakan oleh orang2 eropa, jepang, thailand, de el el. Pernah denger minyak/lemak babi, arak putih, wine, alkohol (in many kind of them), arak putih/merah, mirin (biasa digunakan di resto2 jepang) de el el.
Tapi kita kan g makan makanan dengan daging BABI/ANJING, atau pake bumbu-bumbu diatas?
Yup, tapi ingat ngga klo perkakas masak, piring, gelas tidak dibedakan, yakin dicuci bersih (minyak susah hilang dengan air+sabun) terutama perkakas masaknya
OK. jadi klo semua syarat diatas dipenuhi halal dunk?
Check lagi apakah untuk daging, disembelih secara benar atau ngga. Ada restoran KxxgDxxck dengan bahan baku daging yang ditusuk bukan disembelih.
Pastikan juga untuk bertanya ke managernya, semoga mereka orang lokal, muslim dan mengerti konsep halal/haram.
Susye ya jadi orang islam??
Semua ada konsekwensinya bos, sebenarnya keuntungannya kembali ke kita kok. Semua yang dilarang pasti TIDAK SEHAT bagi kita g perduli muslim atau bukan.
Saya yakin semua juga sudah tahu dalil 40 hari karena makan makanan/minuman yang mengandung alkohol
Juga dalil ” banyak/sedikit bikin mabuk, tetap haram” – jadi bukan klo tidak mabuk jadi halal hahaha
Saya bukan sok suci kok , tapi hanya berusaha sekedar untuk menepati janji setia yang dua itu
Klo sekedar hanya demi enak sekejab di mulut dan gengsi di mata teman (toh nanti keluar di jamban juga kok), saya akan pilih pulang dan makan masakan istri saya tercinta, Love You Honey !
Nah ada yang mau recomended restoran HALAL, ENAK, klo bisa ada yang mau bayarin ????




