Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Celoteh’ Category

saya pernah,

cuma bayar ceban Psr Minggu – Tanah Abang PP

Bukan berarti saya sering naik KRL, justru ini pertama kali setelah terakhir 2 tahun lalu naik KRL dari bekasi ke tanah abang yang lagi kebanjiran.

Cerita berawal dari istri yang mau jalan-jalan ke tanah abang. berhubung hari ini 1 may adalah may day, demo buruh besar2an pun ditakutkan bakal bikin macet di jalan. Istri pun merengek minta dianterin dooh. Males dan capek dulu ngbayanginnya. Akhirnya kepikiran untuk coba naik kereta dari pasar minggu.

Niatannya anter istri, beliin tiket dan suruh berangkat sendiri dengan pesan ” ati-ati dikereta banyak copet, ntar turun sampe keretanya mentok” (fyi) istri saya adalah istri teladan, istri rumah tangga dan suka disorientasi klo cari arah (bawaan cewek kayaknya ini)

Tapi jadinya saudara2, malah diminta naik anterin sampe stasiun tanah abang. jadilah beli tiket satunya cuma 1000 pasar minggu – tanah abang.

Singkatnya bertiga kita dah sampe tanah abang, tapi karena suasananya panas banget, rencana mau jalan sendiri sama fadhil dicancel dan kita kecuali istri langsung balik pulang ke pasar minggu dengan kereta yang sama, aka langsung masuk balik duduk manis di gerbong 🙂

jadilah kita Psr minggu – tanah abang PP cuma 1000 rupiah

010520101269

Tapi karena jarangnya saya naik KRL, saya g tahu klo tiket bakal diminta pas keluar dari peron, jadilah saya dan fadhil digelandang ke kantor keamanan.

“duh pak biasanya juga klo keluar g pernah diminta”

kamu naik apa ?

“kereta eksekutif pak, maaf deh pak g diulangin lagi nyonteknya”

aturannya tiket diperiksa 3 kali, tapi y udah deh untuk kali ini

“alhamdulillah” *don’t try this at stasiun he2

Akhirnya Psr Minggu – Tanah Abang PP tetep 1000

kesimpulan : angkutan termurah dan paling cepet untuk menjelajah jakarta adalah KERETA API, bayangkan cuma 1000 dan 30 menit sudah nyampe, coba klo di tol paling baru sampe loket tol nya doank xixi

Ayoo naik kereta …..

Hari geene g naik kereta apa kata gayussss

Iklan

Read Full Post »

Sajadahmu – Sajadahku

Bila kita sholat salah satu sunnah yang sangat dianjurkan adalah menjaga shaff (barisan) rapat dan lurus.

“Luruskanlah shaf-shaf kalian, karena meluruskan shaf termasuk dari menyempurnakan shalat.” (H.R Muslim)

Teknis dan detail hukumnya silahkan ke sini, jadi mau mata kaki harus ketemu mata kaki, atau malah sampe nginjek kaki sebelahnya silahkan dicek ke asal hukumnya. ringkasnya klo cinta sama nabi jadi ikut dengan sunnahnya

images

Sayangnya adanya kebiasaan di masyarakat yang tidak sejalan dengan sunnah ini, yaitu penggunaan sajadah dan karpet. Masjid biasanya shaff2 favorit laku didepan satu atau dua baris sudah terpasang karpet seperti sajadah yang disambung seperti ini

images (1)

karena karpetnya aja udah seperti sajadah, jamaah sering ngtake satu bagian sajadah untuk dirinya sendiri 🙂 akhirnya jadilah shaff yang renggang karena masing2 jamaah hanya berdiri dikotaknya masing2. Ukuran per-sajadah masih lebih besar dari luasan normal orang indonesia untuk sholat. Mungkin karena karpet-karpet itu berasal dari negara-negara timur tengan yang rata-rata ukuran bodinya lebih gede dari orang indonesia. Sayangnya karpet buatan lokal juga menggunakan ukuran dan model yang sama 🙂

Demikian juga klo bawa sajadah sendiri dari rumah. Klo sudah nggelar sajadah kayak udah ngapling tempat sholat aja. Semantara kita juga g enak mau nutupin dengan sajadah kita akan sekedar ikut numpang kaki supaya rapat.

Padahal sebenarnya kita boleh sholat (sujud) dimana aja selama itu bersih. Namun sayangnya penggunaan property sajadah pribadi malah tidak memberikan manfaat sholat, yaitu mempererat persaudaraan diantara jamaah.

Klo kita sholat lurus dan rapat, barisan kan juga enak dilihat. Yang tadinya g kenal jadi bisa salaman dan bisa lanjut diluar kenalannya. Yang tadinya tetangga g pernah ktemu karena sibuk 7on7 jadi bisa ngobrol lagi diluar masjid. Atau yang marahan jadi rada adem karena kontak bodi saling bersebelahan.

Jadi klo sholat, rapatkan shaff, jangan mentang2 gambar karpetnya udah ada kapling2nya tetep harus rapet. Klo bawa sajadah dibagi ke sebelah yang g bawa. Klo sebelah udah bawa sajadah cukup aja gelar sajadah dilipet kecil sekedar tempat sujud.

Read Full Post »

pertama, ngurus visa ke dubai is ribet, karena sebagai WNI (berbanggalah) kita tidak bisa memperoleh visa melalui kedutaan UAE di indonesia (kecuali kepergian lo kesana atas ijin SBY). Visa hanya bisa diperoleh dari sponsor kita di UAE sono, bisa berupa keluarga yang sudah stay dan bekerja disana, atau hotel, travel agent, dan maskapai emirates.

Perjalanan dengan emirates direct selama 8 jam (minus jeda waktu 3 jam karena zona waktu GMT+4). Maskapai ini memang bagus pelayanannya, sebagus harga yang diberikan :). Penumpang yang berasal dari indonesia selain keperluan turis, bisnis, paling banyak adalah tenaga kerja (TKI), terutama perempuan.

Bandara Dubai DXB memang top, besar dan megah. Sayangnya tidak didukung dengan keramahan petugasnya (smoga bukan karena saya dari indonesia). Masuk di imigrasi, hanya kata-kata “eyescan” dan “go”, bahkan senyum pun mahal didapat. Klo anda beruntung, seluruh bawaan akan mendapat special check oleh keamanan bandara, dicek satu-satu dan dibaui bila mencurigakan.

Lewat dari pintu masuk dubai, kota dubai memang megah, jalan lebar, tol otomatis, hanya lagi-lagi keramahan dari para sopir taksi yang kebanyakan india dan pakistan, kalah jauh dengan ramahnya supir taksi “biru” di indonesia, paling disini lebihnya rata-rata full music (india) :). Beberapa malah pilih-pilih, hanya jarak jauh dan tak mau ke daerah macet atau kita bakal diturunin di ujung jalan.

Sayangnya saya tinggal di kawasan bisnisnya, media city.internet city. Jadi lumayan jauh dari pusat kota dubai. Tata kota dan akses memang sangat bagus. g kebayang ada danau di tengah2 komplek di kelilingi pohon kurma dan rerumputan, juga jogging track di negara gurun ini

Dubai = Do + Buy, jadi belanjalah selama di dubai 🙂 karena dubai memiliki banyak mall yang megah dan fenomenal. Contohnya : mall of emirat terkenal dengan indoor sky slopenya, dubai mall memiliki aquarium raksasa ditengah2 mall dan pertunjukan air mancur yang katanya menyaingin air mancur di las vegas bellagio hotel, dan juga view ke Burj Dubai, gedung TER-tinggi di dunia, katanya mencapai 881m. Dan masih banyak Mall dengan konsep yang unik disini.

Soal harga, jangan takut, semua orang pasti bilang didubai harganya murah. Dan ternyata mereka SALAH. Untuk orang indonesia, Dubai tetap lebih mahal, hanya mobil yang murah disini, cuma 60% dari harga diindonesia, blum bonus bingung karena setirnya di sebelah kiri 🙂

Banyak tur yang ditawarkan di dubai, termasuk keliling kota dan tur ke desert bertemu dengan orang badui.

This city has been evolved from nothing to be something, include his debt, $US 60M debt wow.

Overall, trip to dubai is vascinating, meet some new culture and people. Things is a bit different because we must behave as the local culture and stay low esspecially with local people 🙂

next journey ?
kira2 ada yang mau bayarin ke newzealand ngga ya, mekkah atau yordania g nolak deh 🙂

PS. gara2 ke dubai jadi seneng masakan libanon (juga artis2nya wkwk)

Read Full Post »

1. Jangan Takut dan Khawatir
Perasaan takut dan khawatir merupakan pikiran kita yang paling tidak produktif. Sebagian besar hal-hal yang kita khawatirkan atau takutkan tidak pernah terjadi. Jadi untuk apa kita khawatir dan takut?

2. Jangan Pernah Menyimpan Dendam
Dendam adalah hal terbesar dan akan menjadi beban terberat jika kita menyimpannya di dalam hati. Maukah anda membawanya sepanjang hidup? …. Saya rasa tidak. Jangan sia-siakan energi kita dengan menyimpan dendam, sudah pasti tidak ada gunanya. Gunakanlah energi kita tersebut untuk hal-hal yang positif.

3. Fokus Pada Satu Masalah
Jika kita memiliki beberapa masalah, selesaikanlah masalah kita satu per satu. Jangan terpikirkan untuk menyelesaikan masalah secara sekaligus karena justru akan membuat kita semakin stress.

4. Jangan Membawa Tidur Masalah Anda
Masalah adalah hal yang sangat buruk untuk kesehatan tidur kita. Pikiran bawah sadar kita adalah hal yang luar biasa yang dapat membuat kita gelisah dan tidur kita menjadi tidak nyenyak.

5. Jangan Mengambil Masalah Orang Lain Untuk Anda Selesaikan
Membantu orang lain yang sedang dalam masalah adalah hal yang mulia, tetapi jika kita mengambil porsi terbesar untuk menyelesaikan masalah orang lain tersebut justru itulah kesalahan terbesar. Biarkanlah orang tersebut yang menyelesaikan masalahnya sendiri dengan porsi terbesar.

6. Jangan Hidup di Masa Lalu
Mungkin terasa nyaman bagi kita mengingat hal-hal yang menyenangkan di masa lalu tetapi jangan anda terlena didalamnya. Konsentrasilah dengan apa yang terjadi saat ini, karena kita pun akan bisa merasakan banyak kebahagiaan di saat ini. Saya yakin kita akan mempunyai perasaan yang jauh lebih berbahagia jika kita merayakan apa yang terjadi saat ini dibanding dengan mengingat-ngingat kebahagiaan di masa lalu.

7. Jadilah Pendengar yang Baik
Mungkin sebagian besar orang termasuk saya susah untuk menjadi pendengar yang baik. Justru sebaliknya kita mengharapkan orang lain yang mendengarkan omongan kita, tetapi sebetulnya dengan belajar mendengarkan orang lain, kita akan mendapatkan banyak hal baru yang dapat sangat berguna bagi kebahagiaan hidup kita.

8. Jangan Biarkan Frustasi Mengatur dan Bahkan Mengacaukan Hidup Anda
Kasihanilah diri kita lebih dari apa pun, maksud saya adalah janganlah kita menyerah pada frustasi. Maju terus. Ambillah tindakan-tindakan positif dan lakukanlah dengan konsisten.

9. Bersyukurlah Selalu
Bersyukur dan berterimakasihlah atas semua yang kita dapatkan, bukan hanya hal yang positif saja tetapi juga hal yang negatif, karena saya percaya dibalik setiap hal yang negatif tersebut ada hal baik yang bisa kita pelajari

**copas dari forum sebelah

Read Full Post »

Salah satu yang perlu diperhatikan dalam pengaturan lalu lintas adalah re-routing dan distributed capasity terutama di jam-jam sibuk di jalanan jakarta termasuk jalan tol. Memang capasitas jalan atau lebih tepatnya jumlah kendaraan sudah melampaui beban yang bisa ditanggung oleh infastruktur jalan yang ada. Walau kepadatan ini hanya terkonsentrasi pada jam-jam tertentu seperti jam berangkat-pulang kerja dan arus weekend atau balik.

Salah satu aturan untuk mendistribusi beban adalah dengan adanya aturan anak sekolah masuk lebih awal, dan adanya isu pengaturan kendaraan yang boleh masuk jakarta di atur berdasar plat ganjil atau genap.

Sebenarnya ada satu lagi faktor penting yang kadang dilupakan, yaitu kesadaran berlalu-lintas terkait dengan awarness untuk tidak membuat jalan menjadi lebih macet dan bahkan berusaha mengurangi kemacetan. Tidak parkir kendaraan sembarangan terutama di jalan sempit, terutama kendaraan umum dan pedagang !! Saya kita semua orang yang dijalan bekerja untuk mencari rezeki (uang) demi keluarganya dan alangkah berkahnya klo meminimalisir orang lain terganggu karenanya.

Juga dari kalangan pemerintah dan perangkatnya. banyak petugas yang susah payah mengatur lalulintas sementara para pejabat melenggang dengan sirine yang bikin orang bising dan cemburu. kita loh yang bayar pajak bukan dia !!

Satu lagi dr sisi infrastruktur, klo diperhatikan dari tol tertutama dari arah jakarta dan jam pulang kerja, adanya antrian di depan pintu tol yang luber hingga ke jalan biasa dan menyebabkan kemacetan baik didalam maupun di luar tol, padahal setelah pintu masuk tol terakhir arus lancar. semestinya pihak operator tol lebih memperhatikan scenario yang pas untuk melakukan penarikan uang tol di ruas tol distribusi, bukan jalur utama masuk yang sesak. Jadi semisal diberlakukan sistem kartu atau langsung masuk di tol arah keluar kota di tol dalam kota dan penarikan bisa di lakukan diujung tol atau pintu keluar. semoga pihak operator lebih arif dan cerdas dalam hal ini.

mengutip dari seorang teman sbg komuter tetap: “coba ada MRT atau angkutan yang lebih representatif” —- membayangkan boing 737-800

membayangkan pejabat pemerintahan : “mau bayar ngga lebih mahal ?”

” apa kata dunia !!”

cmiiw

Read Full Post »

semuanya pasti seneng klo makan direstoran, DIBAYARIN pula hahaha. Tapi kok saya sendiri malah deg-degan klo diajak makan keluar, apalagi ko acaranya dari kantor. Pengin makan gratis iya, g bisa dan g enak nolak iya, tapi kok ada yang bikin deg-degan itu tadi.

Serius mode:ON

Ok curhat dimulai. Klo sekedar makan satu lantai di kantor, gw yakin paling McD atau delivery Pizza, tapi begitu small team planned untuk makan diluar, well satu hal yang harus gue pastikan. Tentunya bukan hanya “yang bayar siapa”,  tapi “makan dimana kita”. Dimana ini terkait nanti kita mau makan apa dan ujung-ujungnya saya harus yakin klo makanan ini HALAL

Tapi kan g ada BABI atau ANJING ??

Yup benar tapi apakah hanya klo makan daging babi/anjing aja yang haram? ?

Pernah masak kan? Minimal masak mi lah. Pastikan mulai pancinya dibersihin klo-klo tadi dikencingin si Micky Mouse, trus Air juga air galon g mau air PAM (banyak kaporit yang bikin kepirit), trus Mie-nya dipanasin, baru kemudian Bumbunya dimasukin, diaduk-aduk, begitu matang, diangkat dimasukin ke piring *jadi laper jam segini ngomongin makan* (lebih…)

Read Full Post »

Katanya yang pasti didunia ini adalah perubahan.  So berubahlah atau ditinggalin – cian dunk sendirian hehe.

Hal ini berlaku juga di bisnis. Ceritanya kemaren saya ngikut makan gratis dan training di Le Meridien. Judulnya Service Excellent Training. Purpose dari training ini adalah sebagai part of organisasi ( perusahaan) kita diminta untuk dapat lebih memahami costumer dan memberikan services terbaik sesuai dengan visi dan misi perusahaan.

Diceritakan dalam training bahwa perusahaan yang tidak berubah tidak akan mampu bertahan menghadapi persaingan. Contohnya sebut Starbuck, McD, DHL,  dan bandingkan dengan perusahaan lain sejenis. Apa yang mereka punya yang membuat pelanggan balik lagi dan puas. Walau sama-sama menjual kopi, tapi yang satu bisa menjual lebih mahal dan lebih menguntungkan dibangding bisnis kopi lain. Katanya Starbuck,  dia tidak menjual kopi, tapi pengalaman meminum kopi mereka.

Initinya adalah nilai tambah dan win-win solution. Mereka memberikan pelayanan yang lebih baik dari warung kopi biasa. Mereka membuat komunitas, prestiges, dan memang pengalaman minum kopi yang berbeda walaupun kopinya sendiri bisa jadi sama. Pelangganpun menerima harga yang mahal karena merasa mendapatkan imbal-balik yang sepadan dengan yang diberikan. (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »